Mengapa Ada Orang Yang Sangat Suka Pedas Dan Ada Yang Tidak?

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Zaman sekarang trend makan pedas sangatlah populer dikalangan masyarakat, dan hampir semua tempat makan membuat menu pedas seperti Ayam geprek, mie ayam setan, ayam jerit dan lain-lain.


Lalu mengapa ada orang yang tidak suka pedas dan ada yang suka pedas??

Walaupun kita sering mengatakan kita suka rasa pedas, namun sebenarnya pedas itu bukanlah rasa seperti rasa manis, asin maupun asam. Melainkan ada suatu zat didalam makanan pedas yang mengaktifkan sensor panas yang dinamakan Polymodal Nociceptor, sensor ini berada diseluruh tubuhmu loh.. Oleh karena itu kita bisa merasakan sensasi terbakar oleh cabai diseluruh tubuh kita.

Ketika kita memakan makanan pedas, kita akan merasakan lidah kita seperti terbakar, karena otak kita benar-bebar berfikir kalau lidah kita sedang terbakar. Karena otak kita merasakan adanya bahaya panas, maka tubuh kita akan langsung berkeringat dan detak jantung kita akan meningkat.

Ada 2 zat dalam makanan yang sebenarnya bisa meninmbulkan rasa pedas.

1. Isothiocyanates
Zat ini memiliki molekul lebih kecil, sehingga lebih mudah terhisap kedalam sinus yang menyebabkan sensasi teebakar pada hidung.
Terdapat pada mustard dan wasabi.

2. Capsaisin
Zat ini memiliki molekul lebih besar yang menyebabkan mereka lebih suka menetap dilidah, oleh karena itu lidah kita akan terasa terbakar.
Selain itu capsaisin tidak dapat terbawa oleh air, jadi dia akan tetap tinggal direceptor hingga beberapa saat, atau dihanyutkan oleh sesuatu yang licin dan berlemak seperti susu.
Terdapat pada semua jenis cabai kecuali paprika.


Lalu, mengapa orang bisa makan makanan yang sangat pedas sedangkan yang lain tidak tahan akan makanan pedas?

Alasan pertama, beberapa orang memang terlahir memiliki receptor pedas yang tidak terlalu sensitif walaupun makan cabai yang sangat banyak.  Adapula yang memiliki receptor pedas yang sedikit dibanding orang lain sehingga tidak gampang kepedasan deh.

Ada juga peneliti yang mengatakan bahwa orang yang menyukai rasa pedas karena orang tersebut memang menyukai sensasi terbakar.

Jika kamu terlahir dilingkungan yang menyukai pedas dan sangat sering makan pedas, kamu akan belajar bahwa makan makanan pedas itu menyenangkan.

Salah satu penelitian dari Penn State mengatakan bahwa orang yang menyukai pedas adalah orang yang menyukai kegiatan  yang meningkatkan adrenalin. Seperti terjun payung maupun naik roller coaster.

Oleh karena itu secara tidak sadar mereka juga menganggap bahwa makan makanan pedas itu merupakan tantangan yang meningkatkan adrenalin.

Selain itu dalam sebuah penelitian dibidang ilmu fisiologi dan perilaku, ada sebuah riset dimana terdapat 114 pria yang disuruh untuk memilih memakan kentang dengan tambahan bubuk cabai atau tambahan garam. Dan hasilnya, pria yang memiliki hormon testosteron lebih tinggi memilih untuk makan makanan yang pedas.
Buat kamu yang belum tahu apasih hormon testosteron?


Hormon Testosteron adalah hormon steroid yang berperan penting ketika masa pubertas, yang mempengaruhi fisik seperti: penambahan masa otot, perubahan suara menjadi lebih ngebass, menambah kepadatan tulang, atau membuat badan kita memiliki banyak rambut.
Testosteron juga ada dalam wanita, namun dengan kadar yang sangat jauh berbeda dibanding pria.

Nah, kamu suka makan pedas atau nggak nih?
Tuliskan pengalaman kamu dikolom komentar ya?
Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel